Posted by: margasiregar | 2 August 2011

Horas … horas … horas ..!

Kata horas diucapkan oleh orang Batak untuk menyatakan “selamat” kepada orang lain.
Ungkapan khas bermakna doa itu juga kami tujukan kepada Anda, pengunjung situs ini.
Situs ini merekam jejak marga Siregar yang penuh warna di segala bidang kehidupan.

…. adong na insinyur,
adong na doktor,
anso adong pangiteanmu ….

Penggalan kata yang biasa disampaikan pada acara horja (pesta) adat itu menyatakan bahwa marga Siregar telah menjadi kebanggaan sejak dulu kala. Kata-kata tersebut menjadi semacam harapan supaya tiap-tiap individu Siregar bisa diandalkan dan kenyataan menegaskan harapan itu: orang-orang bermarga Siregar memang hebat.

Portal berita ini mendokumentasikan informasi tentang hal-ihwal marga Siregar; mulai dari tradisi budaya, adat-istiadat hingga potret sukses turunan Toga Siregar.
Dengan situs ini diharapkan identitas marga Siregar yang unik tetap lestari dan tidak punah ditelan zaman. Bukan hal yang mustahil, krisis identitas akan melanda anak-cucu Siregar kalau tiada informasi yang tersedia.

Dalam menjalani hidup, orangtua kita senantiasa menasihati supaya sesama marga Siregar Si Opat Ama yang saompu parsadaan (satu kakek bersama):

songon siala sampagul                   seperti buah siala yang menyatu
rap tu ginjang rap tu toru              sama-sama ke atas dan ke bawah
muda malamun saulak lalu           apabila masak sekaligus semuanya
muda magulang rap margulu      apabila terguling sama-sama berlumpur


Susan Rodgers Siregar

Susan Rodgers SiregarAda bule bermarga Siregar …Yang benar aja ..?
Barangkali pertanyaan itulah yang muncul ketika Anda membaca nama dan melihat fotonya.
Kenapa beliau memperoleh marga Siregar ..?
» Ikuti kisahnya …


Raja Dima Siregar

Nun di pedalaman, di pelosok Desa Sigoring-goring, Binanga, ada orang hebat yang berkarya dalam kesunyian : Raja Dima Siregar.
Jauh dari hiruk pikuk. Jauh dari penghargaan. Raja Dima berbuat tanpa pamrih.
Pembawa acara talk show, Kick Andy (program MetroTV yang sangat inspiratif), Andy F.Noya menyebut Raja Dima Siregar sebagai pahlawan sejati.

Raja Dima Siregar berkarya dalam diam di kesunyian hutan, tanpa menepuk dada.

Karya agung apa sesungguhnya yang diperjuangkan oleh sang pahlawan ..?
» Ikuti kisahnya …



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: